Menu

Showing posts with label Aplikasi perpustakaan. Show all posts
Showing posts with label Aplikasi perpustakaan. Show all posts

Sunday, April 03, 2011

LibLiveCD version 1.2. (Ubuntu 10.10 with DSpace-1.7.0, & Koha-3.2.6 pre-configured and pre-installed)

Dear all,

We are happy to inform about the new release version of LibLiveCD version
1.2. This version is made available on

http://sourceforge.net/projects/liblivecd

The liblivecd-ver1.2.iso file size is 617 MB.

The current version of LibLiveCD contains Ubuntu 10.10, DSpace-1.7.0, &
Koha-3.2.6. DSpace and Koha are pre-configured and pre-installed.

Along with DSpace and Koha, the CD-ROM also contains following server
related software such as:-

Apache2 Web Server, OpenSSH Server, VSFTP Server, MySQL Server, PostGreSQL
Server, Exim4 Server, Dovecot Server, SquirrelMail Mail Client and minimum
Gnome Desktop Support.

To input multilingual data in DSpace and Koha, IBus input method is also
available with this version. IBus can be started from
System-Preferences-Keyboard Input Methods. Add languages which you need
from IBUS preferences-Input Method Tab.

OpenOffice and multimedia related software are excluded from the CD and
these can easily be installed by running "reload" initially from Synaptic
and then searching and installing. If the synaptic reload does not work
try changing repositories to http://archives.ubuntu.com/ubuntu instead of
http://in.archives.ubuntu.com/ubuntu.

Abiword for editing/reading word documents as well as Evince for reading
PDF files is pre-installed with CDROM.

Please write to dlrg@drtc.isibang.ac.in for any comments/suggestions.

Dr. Sunita Barve
NCRA, Pune

Wednesday, March 09, 2011

Ojax++ VRE

A new Virtual Research Environment (VRE) tool called Ojax++ was recently launched to the global e-research community that allows scholars to get the most from popular web-based applications. Funded by Science Foundation Ireland, under the direction of Dr Judith Wusteman at the UCD School of Information and Library Studies, Ojax++ enables researchers to use popular online tools, such as GoogleDocs, Delicious, blogging tools and Twitter, as well more research-specific Web 2.0 tools. Ojax++ then
aggregates the data from those applications so that, regardless of which web applications researchers use to conduct their research, they can organise their work and collaborate on that work in one place, using Ojax++. The tool has been made freely available to the e-research community.Further details can be found at the OJAX++ project website at www.ucd.ie/ojax

--
Dr Judith Wusteman
UCD School of Information and Library Studies
University College Dublin
Belfield
Dublin 4
Ireland
Tel: +353 1 716 7612
Fax: +353 1 716 1161
URL: http://www.ucd.ie/wusteman

Friday, January 28, 2005

Membuat aplikasi sederhana dengan database CDS-ISIS mempergunakan Visual basic 6 dan ISIS32.dll

Oleh : abdullah
[
alaydrusbgr@yahoo.com or alaydrusbgr@gmail.com ]

Untuk membuat suatu aplikasi yang mempergunakan database ISIS, kita membutuhkan beberapa alat bantu seperti Microsoft Visual Basic 6 dan ISIS32. dalam tulisan ini hanya menjelaskan pembuatan aplikasi dalam sistem operasi Microsoft Windows, meskipun sebenarnya kita dapat membuat aplikasi lain dalam sistem operasi lain seperti MS-DOS dan Linux. Sebelumnya kami akan menjelaskan sedikit mengenai alat bantu yang akan kita pergunakan. Microsoft Visual Basic adalah software / program yang dikeluarkan oleh Microsoft untuk para developer / pengembang yang akan membuat suatu aplikasi pada sistem operasi Microsoft Windows yang berbasis GUI (graphical user interface). Sedangkan ISIS32 adalah library yang dibuat oleh unesco untuk mendukung para pustakawan dalam membangun aplikasi yang mendukung perpustakaan tersebut, dan isis32 yang akan dipergunakan adalah isis32.dll, isis32.bas, isis001.bas yaitu suatu library dan module yang dapat mendukung integrasi antara database isis dengan sistem operasi Microsoft Windows sebelumnya taruh file library dalam folder yang sama dengan aplikasi yang akan kita buat. Disini kami tidak menjelaskan bagaimana mempergunakan Microsoft Visual Basic , tetapi kami hanya menjelaskan bagaimana mengintegrasikannya dengan database yang telah dijelaskan sebelumnya, jadi kami harap anda telah menguasai pemrograman mempergunakan Microsoft Visual Basic. Untuk itu silahkan Anda ikuti petunjuk yang kami ringkas ini. [ download fultext ]

MANFAAT FILE ANY UNTUK PENELUSURAN EFEKTIF PADA WINISIS

Oleh

File ANY adalah suatu file pendukung suatu database pada program Winisis yang berfungsi untuk mempercepat dan mempertepat proses penelusuran. Selain itu adanya file ANY akan membuat penelusuran menjadi lebih efektif. Dengan adanya file ANY maka penelusur akan mendapatkan beberapa cantuman yang memuat beberapa istilah yang berkaitan dengan hanya menuliskan satu istilah yang merangkum beberapa istilah lain.

Misalnya dengan hanya mengetik pada penelusuran: “ANY JABAR” (tanpa tanda kutip dua tentunya), akan didapatkan cantuman yang memuat BOGOR, CIANJUR, SUKABUMI, BANDUNG, GARUT, SUMEDANG, TASIKMALAYA dan sebagainya. Karena semua nama kota diatas telah dicakup dalam istilah JABAR.

File ANY harus dibuat sesuai dengan nama database dengan ekstensi ANY. Jadi kalau databasenya adalah BUKU, maka file ANYnya bernama BUKU.ANY. Kalau databasenya adalah COBA, maka file ANYnya adalah COBA.ANY.

File ini dapat dibuat dengan program pengolah kata seperti NOTEPAD atau MS.WORD. Setelah selesai dibuat, file ini harus disimpan di dalam folder yang sama dengan semua file database. [download fulltext]

KONVERSI DATA WINISIS KE MS.EXCEL

Oleh
Adakalanya kita harus memindahkan data dari suatu database dengan perangkat lunak satu ke database dalam perangkat lunak lain. Hal ini dapat disebabkan karena kita mengganti perangkat lunak yang selama ini digunakan; atau kita memperoleh data dari luar untuk digabung dengan data kita, namun data yang datang menggunakan perangkat lunak yang berbeda dari yang digunakan selama ini. Dalam hal seperti ini untuk dapat menggunakan data baru yang diterima atau menggunakan perangkat lunak baru untuk data lama, maka kita harus melakukan suatu proses yang disebut konversi data. Konversi data dapat diartikan sebagai melakukan suatu proses manipulasi data sedemikian rupa sehingga data dapat digunakan lagi dengan menggunakan perangkat lunak lain yang berbeda.[ download fulltext ]

KONVERSI DATA WINISIS DENGAN STRUKTUR BERBEDA

Oleh
Proses memindahkan data Winisis dengan struktur database sama dapat dilakukan dengan mudah menggunakan fitur ekspor dan impor. Namun jika database yang dipindahkan tidak sama struktur datanya diperlukan sedikit trik agar data dapat dipindahkan dengan benar. [ download fulltext ]

Monday, January 24, 2005

TEKNIK KONVERSI DATA MS.ACCESS KE CDS/ISIS

Oleh
B.Mustafa

Adakalanya kita harus memindahkan data dari suatu basis data dengan perangkat lunak satu ke basis data dalam perangkat lunak lain. Hal ini dapat disebabkan karena kita mengganti perangkat lunak yang selama ini digunakan; atau kita memperoleh data dari luar untuk digabung dengan data kita, namun data yang datang menggunakan perangkat lunak yang berbeda dari yang digunakan selama ini. Dalam hal seperti ini untuk dapat menggunakan data baru yang diterima atau menggunakan perangkat lunak baru untuk data lama, maka kita harus melakukan suatu proses yang disebut konversi data. Konversi data dapat diartikan sebagai melakukan suatu proses manipulasi data sedemikian rupa sehingga data dapat digunakan lagi dengan menggunakan perangkatlunak lain yang berbeda. [download fulltext]

KONVERSI DATABASE BERLABEL KE CDS/ISIS VERSI WINDOWS

Oleh
B. Mustafa

Cantuman database berlabel sering didapatkan ketika mendownload cantuman dari suatu database misalnya dari internet atau dari CD-ROM. Kalau jumlahnya banyak dan ingin disimpan dan dimanfaatkan untuk penelusuran, database ini dapat disimpan sebagai suatu database. Salah satu program yang dapat menampung database berlabel seperti itu adalah CDS/ISIS baik versi DOS maupun versi Windows yang lebih dikenal sebagai WINISIS. Dalam uraian ini akan digunakan WINISIS versi 1.5 untuk menampung hasil konversi database berlabel dari MEDLINE. [download full text]

CARA ELEGAN MENGOSONGKAN DATABASE PADA PROGRAM WINISIS


Ada kalanya kita perlu mengosongkan isi cantuman suatu database. Jika hal itu akan dilakukan ada beberapa cara. Cara pertama adalah cara sederhana yaitu dapat dengan proses ekspor dan impor data. Ini berarti proses ekspor satu cantuman dilakukan pada suatu database. Kemudian satu cantuman itu diimporkan lagi ke dalam database yang sama sambil memilih opsi LOAD (menghapus semua cantuman yang ada). Sehingga akhirnya database timggal berisi satu cantuman. Satu cantuman tersisa ini dapat diedit dengan memasukkan data pertama yang baru menggantikan data lama. Untuk lebih jelasnya lihat makalah penulis mengenai hal ini dengan judul Teknik Mengosongkan Database pada Winisis. Cara kedua lebih elegan, namun lebih sulit yaitu dengan menambahkan suatu perintah internal pada menu Winisis. Perintah internal ini sesungguhnya sudah ada dalam program Winisis, tetapi opsi perintahnya tidak ditampilkan pada menu. Karena itu opsi ini perlu dimunculkan pada menu.
Berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk itu:
1. Jalankan program Winisis, sebaiknya pilih versi terbaru, misalnya Winisis 1.5
2. Buka database MNENDF.MST yang terdapat dalam folder \WINISIS\MENU3. Pindah misalnya ke cantuman ke 7. Cantuman ini berisi perintah-perintah dibawah tab Utils.
4. Buka menu pengeditan data
5. Klik ikon kaca pembesar, untuk memunculkan semua ruas yang masih kosong
6. Ketikkan pada ruas 05 teks berikut: &Kosongkan[11107] . Lihat tampilan berikut:

7. Simpan dan tutup hasil pengeditan
8. Tutup program Winisis
9. Kemudian jalankan lagi Winisis
10. Uji dengan membuka salah satu database yang mau dikosongkan, misalnya database CDS.MST (Sebaiknya ekspor lebih dahulu semua isi database CDS.MST, agar nanti dapat diimporkan kembali seperti semula).
11. Klik Tab Utils, pindah dan klik perintah Kosongkan, akan muncul kotak pesan berikut:



12. Kalau disini YES diklik, akan muncul kotak pesan berikut:

13.Muncul pertanyaan konfirmasi sampai dua kali (karena kalau dipilih YES, maka tidak ada
cara lagi untuk mengembalikan datanya). Jawab YES dua kali jika memang benar-benar mau mengosongkan database
14.Seketika database dikosongkan. Bahkan byte MST dan XRFnya tinggal 512 KB!

Selamat mencoba, tetapi selalu hati-hati menggunakan fungsi ini!!